Menu Tutup

MUSRENBANGDES “Penyusunan RKP Th 2022 dan DU-RKP Th 2023”

Spread the love

SARIREJO-Bertempat di Balai Desa  Sarirejo (24/09/2021), Pemerintah Desa Sarirejo melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2021 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa) Tahun 2022 dan daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKP-Desa) Tahun 2023 dengan tetap patuhi protokol kesehatan.

 Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang selanjutnya disingkat Musrenbang. Musrenbangdes adalah forum rembug desa yang dilakukan untuk membicarakan masalah dan potensi desa agar teridentifikasi dengan baik untuk memberikan arah yang jelas atas tindakan yang layak menurut skala prioritas dan dilaksanakan dalam mengatasi masalah atau memaksimalkan potensi yang dimiliki sebagai dasar program kerja pemerintah desa melaksanakan penganggaran dan kegiatan tahunan desa.

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan pemerintah dalam implementasi Rencana Pembangunan Jangka menengah Desa (RPJM-Desa). Musyawarah perencanaan pembangunan desa ini merupakan rangkaian acara penyusunan RKP-Desa yang dimulai dari Proses Musyawarah Desa Perencanaan Pembangunan Tahunan yang telah dilaksanakan sebelumnya,

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu dari Tim monitoring kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, unsur Pemerintah Desa, BPD, pengurus lembaga kemasyarakatan Desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur perempuan dan juga stakeholder terkait,

Sdr Suhadi selaku Sekretaris Desa memaparkan bahwa kegiatan-kegiatan yang sudah dianggarkan di tahun 2021 ini belum semuanya terealisasi, hal ini dikarenakan adanya perubahan aturan dan instruksi dari Pemerintah terkait dengan Refocusing anggaran, sehingga kegiatan-kegiatan dimaksud menjadi prioritas kegiatan di tahun 2022.Selain itu semua juga dibentuklah Tim penyusun RKP Desa dalam keanggotaannya berjumlah 7 (tujuh ) orang yang lebih dikenal adalah TIM Tujuh yang 30 % harus ada unsur perempuan. Adapun  Tim Tujuh tersebut adalah:

  • Kepala Desa selaku pembina;
  • Sekretaris Desa selaku ketua;
  • Ketua lembaga pemberdayaan masyarakat sebagai sekretaris; dan.
  • Anggota yang meliputi: perangkat desa, lembaga pemberdayaan dan masyarakat, kader pemberdayaan masyarakat desa, dan unsur masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.